Selasa, 13 April 2010

Jalan-jalan ke Kota Tua Jakarta "BATAVIA"



Siang di hari Minggu tanggal 04 April 2010, kami sekeluarga jalan-jalan ke KotaTua yang masih dalam proses perbaikan atau renovasi . Parkir mobil di pinggir sungai yang dahulu pada masa pemerintahan kolonial Belanda masih di lalui perahu atau rakit para pedagang, lalu kami sekeluarga jalan ke dalam kompleks Musium Fatahillah. Sepanjang sungai, trotoar lebar yang nyaman tertata rapi, tidak dilalui kendaraan bermotor di area tersebut, dirindangi pohon-pohon dan sesekali terlihat bangku untuk tempat duduk-duduk. Begitu memasuki kompleks terlihat beberapa pekerja sedang memasang batu2 granit sebagi pengganti aspal dan juga merenovasi beberapa gedung yang terdapat di dalamnya. Kanan kiri terlihat banyak sekali gedung tua yang bentuknya indah namun sayangnya belum tersentuh renovasi. Bahkan ada satu gedung yang sudah ditumbuhi pohon besar sekali di dalamnya hinggamenembus atap.

Tak lama kami memasuki Museun Wayang di dalam sebuah gedung tua peninggalan jaman Belanda ini, di dalamnya terdapat koleksi wayang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan eberapa wayang atau boneka-boneka dari Malaysia, Inggris, Suriname, Spanyol dll. Juga terdapat workshop pembuatan wayang kulit dari Jawa Tengah dan wayang golek dari Jawa Barat. Biasanya dihari hari tertentu ada pertunjukan wayang kulit maupun golek, namun pada saat kunjungan kami sekeluarga tidak ada jadwal pertunjukan.---@rch.

Kamis, 03 September 2009

Padalarang


setelah menikmati perjalanan dari Jakarta - Padalarang melalui jalan tol Cipularang ahirnya sampai juga ke tempat tujuan yaitu Padalarang tempat dimana tidak terlalu pesat perkembangan atau perubahan yang terjadi di daerah tersebut antara lain pasar, toko-toko, rumah rumah penduduk, jalan yang masih di padati oleh banyaknya hilir mudik lalu lintas delman yang masih mebuat arus lalu lintas menjadi padat alias macet padahal jalur tersebut merupakan jalur utama antara Jakarta, Bogor, Puncak Cipanas, Cianjur, Padalarang kemudian Bandung.

Berkumpul bersama keluarga merupakan kebahagiaan tersendiri dan tentunya menyenangkan. Kapan ada kesempatan kita jalan jalan lagi,.....setuju.

Taman Safari Indonesia




Taman Safari Indonesia

Merupakan kebahagiaan tersendiri liburan bersama keluarga di temapat wisata yang di dalamnya terdapat fasilitas dan bermacam macam jenis aneka satwa atau banyaknya berbagai macam jenis binatang binatang yang ada di Indonesia, khususnya bagi anak anak kita selain wisata juga dapat tambahan pengalaman, ilmu pengtahuan tentang jenis jenis satwa tersebut, tampak anak anak antusias menikmati satu persatu berbagai macam tempat maupun permainan yang telah disediakan oleh penyelenggara wisata Taman Safari Indonesia.

Liburan Jalan jalan



Puncak Jawa Barat

Masih menikmati indahnya pemandangan dan sejuknya hempasan angin di sekitar puncak sambil melihat indahnya keteraturan kebun kebun teh dari atas bukit yang sangat tertata dengan rapih seperti hamparan permadani berwarna hijau, banyak pengunjung juga yang lainnya menghentikan kendaraannya sejenak menikmati pemandangan yang sama.

Jumat, 28 Agustus 2009

Borobudur Doeloe 1986


Borobudur


Keindahan serta pemandangan lain yang tidak kalah menariknya ialah persawahan dan perkampungan warga sekitar Borobudur yang akan tampak bila anda melihat ke bawah. Di perkampungan sekitar itulah, hingga kini pertanian dan kesenian tetap berkembang, setidaknya bisa membantu anda membayangkan kondisi kampung sekitar saat candi ini didirikan. Bila kabut tebal sedang menyelimuti, anda masih bisa melihat pepohonan tinggi berwarna hijau yang muncul dari permukaan kabut.
Setiap gerak gerik matahari dapat direkam dari seberapa terang berkas sinar yang menyinari stupa di candi Borobudur. Kian tinggi matahari, stupa candi Borobudur semakin tampak terang, mengubah warna yang semula terlihat hitam menjadi abu-abu cerah. Bila memiliki kamera yang cukup bagus merekam gambar, anda bisa mengabadikan momen saat seberkas sinar matahari menerpa stupa Sang Budha dan membuat satu bagian stupa tersebut lebih terang dari bagian lain.
Saat panas matahari datang, itulah saatnya anda mesti turun candi. Namun, jangan khawatir, anda masih bisa mengelilingi perkampungan sekitar Borobudur yang semula hanya bisa dilihat dari atas. Anda bisa menyaksikan kesibukan penduduk bertani, membuat kerajinan seperti tembikar, memahat patung dan berbagai aktivitas lainnya. Kehadiran anda di kampung itu setidaknya bisa memberi harapan bagi para penduduk yang sedang melakukan aktifitas perdagangan atau berjualan.

Borobudur Doeloe 1986

Jogjakarta

Mengagumi kemegahan serta keindahan Candi Borobudur di pagi maupun siang hari dan melihat lihat detail setiap arca serta batu-batu berelief penyusunnya adalah sesuatu yang paling didambakan oleh jutaan orang dari berbagai negara belahan Dunia lainnya. Namun, tak banyak orang yang menyadari bahwa Borobudur juga memiliki pemandangan unik lain, yaitu pemandangan matahari terbit yang indah dan menerpa tubuh stupa Sang Budha yang bersila di puncak candi yang berdiri kurang lebih sejak abad ke 9 ini.
Bila anda termasuk orang yang belum pernah menikmatinya, maka ada baiknya untuk mencoba berkunjung ketempat ini tentunya akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan akan keindahan candi Borobudur ini. Matahari yang terbit dengan sinarnya yang terang setidaknya mampu membangkitkan membahagiakan anda, teman serta keluarga anda.